Persib Tambah Amunisi, Didikan Inter Milan Era Erick Thohir


Persib menambah kekuatan dengan mendatangkan didikan Inter Milan.

Persib Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sepak bola usia dini dengan menjalin kerja sama dengan Inter Milan, klub raksasa Serie A Italia yang pernah dimiliki oleh Erick Thohir. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Maung Bandung untuk meningkatkan kualitas akademi dan mencetak pemain-pemain muda berbakat.

Kerja Sama Strategis dengan Inter Milan

Pada awal tahun 2016, Persib Bandung mengumumkan kerja sama dengan Inter Milan yang mencakup program pelatihan untuk pelatih dan pemain muda. Pelatih kepala Persib saat itu, Djadjang Nurdjaman, mendapatkan kesempatan untuk mengikuti kursus kepelatihan di Inter Milan selama 1,5 tahun. Selain itu, tiga pemain muda Persib—Gian Zola, Febri Haryadi, dan Jujun Saepulloh—juga dikirim ke Italia untuk berlatih bersama tim U-19 Inter Milan selama satu bulan.

Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelatih dan pemain muda Persib dengan memanfaatkan pengalaman dan metode pelatihan dari salah satu klub terbaik di Eropa. Erick Thohir, yang saat itu menjabat sebagai Presiden Inter Milan, menyatakan bahwa Inter memiliki banyak bakat pemain muda dan ingin berbagi ilmu dengan klub-klub di Indonesia.

“Inter Milan merupakan salah satu klub yang memiliki bakat pemain muda terbanyak di Eropa. Kami sudah menghasilkan 39 trofi yang berasal dari akademi, mulai U-16, U-19, hingga Primavera,” ujar Erick Thohir.bola.com

Peluncuran Persib Academy

Sebagai kelanjutan dari kerja sama tersebut, pada 13 Februari 2018, Persib Bandung meluncurkan Persib Academy yang langsung berafiliasi dengan Inter Milan. Acara peluncuran yang berlangsung di Stadion Siliwangi dihadiri oleh Erick Thohir dan Wakil Presiden Inter Milan, Javier Zanetti. Selain itu, hadir pula Direktur Global Youth Business Inter Academy, Barbara Biggi, dan pelatih kepala Inter Academy, Andrea Ratti.

Persib Academy menggunakan kurikulum pelatihan yang berbasis di Centro Sportivo Giacinto Facchetti, Milan, Italia. Inter Milan juga mengirimkan pelatih Claudio Brambilla ke Bandung untuk memberikan pelatihan langsung kepada pemain dan pelatih Persib Academy selama dua bulan.

Dampak Positif bagi Persib dan Sepak Bola Indonesia

Kerja sama antara Persib Bandung dan Inter Milan memberikan dampak positif dalam pengembangan sepak bola di Indonesia. Melalui program pelatihan dan pertukaran pengalaman, pelatih dan pemain muda Persib mendapatkan wawasan baru dalam metode pelatihan dan filosofi sepak bola Eropa.

Pemain-pemain muda seperti Febri Haryadi dan Gian Zola, yang pernah mengikuti pelatihan di Inter Milan, menunjukkan perkembangan yang signifikan dan menjadi bagian penting dalam skuad utama Persib. Hal ini menunjukkan bahwa investasi dalam pengembangan pemain muda dapat memberikan hasil yang positif bagi klub.

Komitmen Erick Thohir dalam Pengembangan Sepak Bola Indonesia

Erick Thohir, yang kini menjabat sebagai Ketua Umum PSSI, terus menunjukkan komitmennya dalam memajukan sepak bola Indonesia. Pengalaman dan jaringan internasional yang dimilikinya digunakan untuk menjalin kerja sama dengan klub-klub besar dunia, seperti Inter Milan, guna meningkatkan kualitas sepak bola di Tanah Air.

“Saya selaku orang Indonesia tentunya ingin memajukan sepak bola di Indonesia. Dengan sistem yang bagus, Indonesia tentu dapat menciptakan pemain yang berkualitas dan bisa mengharumkan nama Indonesia di mata dunia,” ujar Erick Thohir.

Kesimpulan

Kerja sama antara Persib Bandung dan Inter Milan pada era Erick Thohir menjadi langkah strategis dalam pengembangan sepak bola usia dini di Indonesia. Melalui program pelatihan dan pertukaran pengalaman, Persib berhasil meningkatkan kualitas akademi dan mencetak pemain-pemain muda berbakat yang siap bersaing di level nasional maupun internasional.